1) Persiapan sebelum berkendara
1. Periksa dan bersihkan kotoran pada permukaan meja putar, lubang cetakan, dan pada setiap bagian yang bergerak.
2. Minyak pelumas yang cukup harus ditambahkan ke setiap titik pelumasan.
3. Periksa bagian kelistrikan untuk melihat apakah ada kerusakan dan kebocoran.
4. Periksa apakah konsentrasi pengepakan sudah sesuai.
5. Periksa apakah kekencangan sabuk-V sudah sesuai.
(2) Memulai mesin
1. Nyalakan motor pengepres bata terlebih dahulu. Setelah cakram berputar berputar normal, nyalakan motor pengumpan lalu masukkan laras atas, buka pintu pembuangan agar material mengalir ke laras mekanisme pengumpan, dan pengepres bata mulai bekerja.
2. Bila bekerja secara normal, material dalam tabung pengumpan harus dijaga pada ketinggian 1/2-3/4 dari tingginya.
3. Bila mesin cetak bata ditemukan tidak bekerja normal, mesin harus segera dihentikan untuk dilakukan pemeriksaan dan pemecahan masalah.
(3) Parkir mesin
1. Pasokan material harus dihentikan terlebih dahulu saat mesin press bata dihentikan saat operasi normal.
2. Bila material dalam tabung mesin pengumpan tidak cukup untuk mengisi kedalaman, cari pelat kebocoran di bawah tabung untuk menuangkan material yang tersisa keluar dari tabung, lalu matikan motor pengumpan.
3. Bila material dalam lubang cetakan cakram putar telah sepenuhnya terkompresi, matikan motor utama dan bersihkan bata sisa dalam lubang cetakan.
4. Jika berhenti dalam waktu lama, putuskan arus listriknya.
5. Setelah berhenti, lakukan pemeriksaan pencegahan pada baut penghubung, wadah oli, dan bantalan bagian-bagian mesin yang bergerak.
(4) Teknologi keamanan
1. Sebelum menghidupkan mesin, semua penutup pelindung dan penutup tanah harus dipasang.
2. Saat mesin sedang berjalan, dilarang keras melakukan penyetelan dan pembersihan kecuali penyetelan kedalaman bumbu.
3. Periksa kabel grounding pada bagian kelistrikan untuk menghindari kebocoran.
4. Bila ditemukan mesin beroperasi secara tidak normal, pemeriksaan harus segera dihentikan dan kesalahan harus dilaporkan.
5. Pada saat mesin press batu bata belum dinyalakan, tidak boleh ada pengumpanan, karena arus awal motor press batu bata terlalu besar akibat material yang terlalu banyak.
6. Peniti tidak boleh diubah bahan dan ukurannya sesuka hati, agar tidak kehilangan fungsi pengaman saat kelebihan beban, dan merusak bagian utama.
7. Saat mengganti peniti baru karena kelebihan beban, peniti terputus, wadah oli harus diisi dengan oli pelumas untuk memastikan puli sabuk dan selongsong bagian dalam puli tidak berkarat.
8. Bila berhenti karena listrik padam, segera putuskan sambungan sirkuit.
Waktu posting: 17-Sep-2020
